Menghitung Peluang Lee Chong Wei di All England 2017

Menghitung Peluang Lee Chong Wei di All England 2017

Kabar Olahraga – Pebulu tangkis peringkat satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, akhirnya memastikan keikutsertaannya di ajang badminton bergengsi All England 2017. Kepastian itu diumumkan setelah sang atlet berhasil pulih tepat waktu dari cedera ligamen lututnya bulan lalu.

Awalnya, Chong Wei diperkirakan bakal absen di turnamen paling tua di dunia tersebut. Namun kemudian, ia mendapat lampu hijau dari National Sport Institue setelah pemeriksaan MRI menunjukkan hasil yang positif.

Atlet tepok bulu 34 tahun itu pun telah dijadwalkan akan berangkat ke Birmingham, Inggris pada Sabtu (4/3). Dan All England 2017 akan mulai digelar tanggal 7 Maret sampai 12 Maret mendatang.

Lalu, bagaimana peluang pebulu tangkis terbaik Malaysia ini untuk kembali memenangi All England?

Dengan riwayat cederanya, Chong Wei diperkirakan bakal melewati jalan yang terjal untuk sampai ke partai puncak. Ia bahkan mengakui kondisi lututnya yang belum pulih benar.

“Cederanya belum pulih 100 persen. Saya masih merasakan sakit, masih merasakan fobia (saat latihan), namun saya yakin sanggup mengatasinya dan fokus untuk kembali fit,” ujar Chong Wei percaya diri. “Saat ini, fokusnya lebih ke persiapan mental.”

Selain masalah cedera, hasil d’rawingnya’ juga cukup berat bagi Chong Wei. Jika sukses melewati babak pertama dan kedua, ia kemungkinan akan bertemu unggulan ketujuh, Tian Houwei dari Tiongkok, di perempatfinal.

Peraih medali perak Olimpiade Rio ini juga berpotensi menghadapi salah satu musuh bebuyutannya, Chen Long, di babak semifinal nanti. Dan jika sesuai ‘seed’ All England 2017, Chong Wei yang menjadi unggulan teratas bakal menghadapi Jan O Jorgensen, unggulan kedua, di partai puncak.

Menghitung peluang Chong Wei di turnamen kali ini, dengan persiapan dan kondisi fisik yang tidak maksimal, partai empat besar akan menjadi pencapaian terbaiknya.

Sebagai informasi, All England merupakan rangkaian pertama dari 13 seri turnamen BWF Super Series 2017 dengan hadiah tertinggi kelima setelah Indonesia Open, Super Series Masters Finals, Denmark Super Series dan China Open.