Liverpool yang Begitu Spesial Bagi Alonso

Xabi Alonso

Kabar Olahraga – Xabi Alonso menyadari betapa spesialnya Liverpool sejak hari pertamanya di Anfield.

Alonso yang baru saja mengumumkan bahwa dia akan gantung sepatu pada akhir musim, mendapat begitu banyak pesan dan sanjungan dari publik sepak bola. Tapi terutama ribuan pesan datang dari para pendukung suporter yang selalu mengenangnya sebagai salah satu pahlawan Istanbul 2005.

Pria 35 tahun itu membela Liverpool selama lima musim, dimulai dari pertengahan 2004. Saat itu, Alonso yang berusia 22 tahun didatangkan dari Real Sociedad oleh Rafael Benitez.

Pada musim pertamanya bersama Liverpool, dia menjadi bagian tim yang melakukan salah satu comeback terhebat dalam sejarah sepak bola. Alonso mencetak gol penyeimbang setelah di babak pertama tertinggal 0-3 dari AC Milan. Akhir cerita, Liverpool meraih gelar Liga Champions kelimanya.

Alonso menambahnya dengan dua trofi, yakni Piala Super UEFA dan Piala FA, sebelum pindah ke Real Madrid pada musim panas 2009. Baginya, pengalamannya di Inggris membela Liverpool adalah spektakuler.

“Masa saya di Inggris, buat saya, spektakuler,” ujar Alonso seperti dikutip dari skysports.

“Saya berumur 22 tahun, pengalaman pertama saya tinggal sendiri dan tinggal di suatu tempat yang bukan kampung halamanku,” kisahnya.

“Sebelum itu, saya tinggal bersama orang tua saya dan saya tahu segala hal dalam lingkungan saya.”

“Lantas ketika saya menjadi dewasa dan saya sadar pada tahun pertama saya di Liverpool betapa spesialnya klub itu, dengan seluruh sejarah dan tradisi Liverpool. Sejak hari pertama sadar betapa besarnya klub itu,” lanjutnya.

Setelah meraih trafi Liga Champions bersama Liverpool dan Madrid (2014), Alonso berharap bisa melakukannya bersama Bayern Munich.

“Saya sangat beruntung bermain di final fantastis untuk Liverpool dan menjuarai Liga Champions. Semoga saya dapat kesempatan lain untuk memenangkannya musim ini,” pungkasnya.

Alonso juga mendapat pesan-pesan pujian dari mantan-mantan rekan setimnya saat di Liverpool, juga dari The Reds yang menyebutnya ‘Legenda’.

Legend.

A post shared by Liverpool Football Club (@liverpoolfc) on