Sakho Ingin Kembali ke Liverpool Tapi Kehabisan Akal untuk Yakinkan Klopp

Jurgen Klopp dan Mamadou Sakho

Kabar Olahraga – Mamadou Sakho berhasrat untuk melanjutkan kariernya di Liverpool, tapi sekaligus mengakui bahwa dia tidak tahu ‘apalagi yang harus dia lakukan’.

Sakho menjalani masa peminjaman di Crystal Palace sejak Januari 2017 setelah gagal menjadi pilihan Jurgen Klopp. Penampilan terakhirnya di Liverpool terjadi pada April 2016, akibat sangkaan penggunaan obat terlarang yang akhirnya tidak terbukti.

Bek asal Prancis itu pun gagal membela Timnas Prancis di Piala Eropa 2016 di negaranya. Sakho lantas kembali ke klub untuk menjalani pramusim di Amerika Serikat, namun dipulangkan oleh Klopp karena perilaku indisplinernya.

Sempat diturunkan dari tim utama, eks pemain Paris Saint-Germain itu pun dipinjamkan ke Palace pada bursa transfer musim dingin. Sakho pun tampil menawan dalam lima pertandingan membela tim asuhan Sam Allardyce.

Pihak Palace via Allardyce pun berkeinginan membeli permanen pemain 27 tahun itu, tapi mengakui bahwa akan sangat sulit mendapatkannya.

Sedangkan Sakho akan sangat senang jika dia bisa kembali memperkuat Liverpool.

“Saya masih punya kontrak tiga tahun lagi (bersama Liverpool). Jika saya bisa mengenakan seragam Liverpool lagi, saya akan bahagia melakukannya,” kata Sakho pada Telefoot.

“Saya terlambat datang latihan, sesuatu yang bisa terjadi di manapun. Saya bayar denda dan saya tidak tahu apalagi yang bisa saya lakukan.”

“Semua terserah bos (Klopp). Dia yang membuat keputusan-keputusan dan saya hanya bisa menerimanya. Dan kita akan menunggu apa yang akan terjadi jika masa depan saya di tempat lain,” ujar Sakho mengakhiri.

Klopp sendiri sudah sempat berkomentar soal Sakho, baginya pintu tetap terbuka buat Sakho untuk kembali ke Anfield.