Neymar Minta UEFA ‘Tendang’ Barcelona dari Liga Champions, Kenapa?

Neymar kembali memicu kontroversi, kali ini soal permintaannya kepada UEFA untuk mengeluarkan Barcelona dari kompetisi Liga Champions.

Menurut media Spanyol AS, hal ini dia lakukan karena mantan tim yang dibelanya itu tidak mau membayar bonus loyalitas sebesar 23 juta poundsterling. Langkah tersebut merupakan hasil dari nasehat para pengacaranya, yang mendorongnya untuk melakukan pendekatan yang lebih keras kepada Barcelona.

Bonus loyalitas ini diminta oleh pihak Neymar sebagai bonus karena telah mau memperpanjang kontrak yang ditandatanganinya pada November 2016. Sedangkan pihak Barcelona menganggap Neymar melanggar kontrak karena hengkang ke Paris Saint-Germain pada Agustus.

Namun permintaan Neymar supaya Barcelona dilarang tampil di Liga Champions tersebut langsung direspon oleh UEFA. Otoritas tertinggi sepak bola Eropa itu dengan tegas menolak pemain termahal di dunia tersebut.

“Menurut laporan mereka, UEFA menolak gagasan tersebut dan meskipun mereka merepon para pengacara Neymar, mereka tidak memiliki pemikiran sedikit pun untuk menyetujuinya,” seperti yang dikutip dari AS.

Pihak Neymar dan Barcelona telah terlibat dalam perseteruan sejak perpisahan mereka, Neymar pindah ke PSG dengan rekor transfer senilai 198 juta poundsterling. Sejak itu, kedua pihak saling melaporkan ke FIFA.