Rendah Hati, Zidane Enggan Disebut Sebagai Pelatih Terbaik di Dunia

Kehebatan Zinedine Zidane sudah tidak diragukan lagi, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih. Tetapi dengan rendah hati dia menolak klaim bahwa dia adalah pelatih terbaik di dunia.

Pada Senin (23/10) awal pekan ini di London, Zidane diganjar penghargaan 2017 FIFA Best Men’s Coach alias pelatih pria terbaik di dunia versi FIFA. Penghargaan ini diberikan atas prestasinya dalam membawa Real Madrid meraih enam trofi sejak mengambil alih jabatan pada 4 Januari 2016. Enam trofi yang bukan sembarangan karena ada dua trofi Liga Champions, satu trofi La Liga, satu trofi Piala Dunia Antarklub, satu Piala Super Spanyol dan satu trofi Piala Super Eropa.

Dengan penghargaan ini, maka Zidane membuat sejarah dengan menjadi orang pertama yang memenangkan Ballon d’Or (Penghargaan pemain terbaik dunia) dan Pelatih Terbaik FIFA. Tapi semua hal hebat yang didapatkannya tidak membuatnya tinggi hati, menurutnya masih banyak pelatih yang lebih baik dari dia.

“Saya terima penghargaan itu dan saya pikir itu sebagai pengakuan atas kerja kami musim lalu. Kami meraih banyak trofi sebagai tim dan saya sangat bahagia,” kata Zidane.

“Saya tidak di sini untuk bilang saya tidak pantas mendapatkannya, saya pantas mendapatkannya. Tapi jika Anda (para wartawan) bertanya apakah saya pelatih terbaik di dunia, maka saya akan menjawab tidak dan itu karena saya percaya bahwa ada beberapa pelatih yang lebih baik dari saya,” tegasnya.

Fakta bahwa Madrid selalu bertabur bintang tidak bisa menutupi kehebatan Zidane. Beberapa pelatih hebat yang didatangkan sebelumnya, seperti Jose Mourinho, Carlo Ancelotti dan Rafael Benitez sulit menandingi prestasi Zidane yang dalam waktu singkat memberi banyak gelar bergengsi untuk Madrid.

Salut Zidane!